BONE, SAPARAKYAT.COM-SSB Watampone United menorehkan sejarah manis dengan memastikan diri sebagai juara Liga Pelajar Bina Utama usai menundukkan SSB Regas lewat drama adu penalti dalam laga final yang berlangsung sengit dan penuh tensi, Senin 26 Januari 2026.
Pertandingan puncak ini menyajikan duel ketat sejak menit awal. SSB Regas tampil agresif dengan tekanan intens di babak pertama, memaksa barisan belakang SSB Watampone United bekerja ekstra keras. Namun, solidnya pertahanan yang dikomandoi Rafka dan Akram mampu meredam setiap ancaman. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0–0.
Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat. SSB Regas kembali mengambil inisiatif serangan, namun lini tengah SSB Watampone United yang digalang Hasbi tampil disiplin. Pergerakan dua wing back lincah, Egy dan Eza, turut memberi keseimbangan permainan. Sementara duet penyerang Aimank dan Yusuf beberapa kali mencoba memanfaatkan celah lewat serangan balik cepat, meski belum berbuah gol.
Pelatih SSB Watampone United, Coach Damara, melakukan sejumlah pergantian strategis dengan memasukkan Rafa, Afiz, Algy, Mirza, Elno, dan Oby guna menambah daya gedor. Sayangnya, hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim masih gagal memecah kebuntuan. Skor kacamata memaksa laga ditentukan melalui adu penalti.
Di momen krusial tersebut, kiper Kiki tampil luar biasa dan menjadi pahlawan kemenangan. Ia sukses menggagalkan tiga tendangan penalti pemain SSB Regas, memastikan kemenangan SSB Watampone United sekaligus mengantarkan timnya mengangkat trofi juara.
Coach Damara tak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap perjuangan para pemain.
“Dari segi postur kami memang kalah, tapi anak-anak bermain disiplin dan menjalankan strategi dengan sangat baik. Itu kunci kemenangan kami,” ujarnya.
Sementara itu, pengurus SSB Watampone United, Asriadi Chiwank, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, SSB Watampone United menjadi kekuatan baru di sepak bola usia Sekolah Dasar. Meski baru berusia empat bulan, kami sudah mampu meraih dua trofi,” katanya.
Ia menjelaskan, trofi pertama diraih sebagai juara tiga Turnamen Mini Soccer Bone Barat Cup pada November lalu, sementara trofi kedua adalah gelar juara Liga Pelajar Bina Utama yang baru saja diraih.
Dengan pencapaian ini, SSB Watampone United kian menegaskan eksistensinya sebagai salah satu sekolah sepak bola usia dini yang patut diperhitungkan di Kabupaten Bone, sekaligus menjadi bukti bahwa disiplin, kerja keras, dan kekompakan mampu melahirkan prestasi membanggakan.





