BONE, SAPARAKYAT.COM – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Bone menggelar Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) di Baruga La Tea Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Jalan. Petta Ponggawae, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Kamis pagi, 4 Juni 2026.
Agenda ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus merumuskan langkah konkret dalam mendongkrak prestasi bulutangkis di Bumi Arung Palakka.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus PBSI, perwakilan klub bulutangkis, insan olahraga, hingga tokoh masyarakat yang memiliki perhatian terhadap perkembangan olahraga tepok bulu di Kabupaten Bone. Turut hadir Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., yang memberikan dukungan terhadap kemajuan olahraga daerah.
Dalam forum tersebut, Dedi Rianto secara aklamasi terpilih sebagai Ketua PBSI Kabupaten Bone Masa Bakti 2024–2028. Sosok Dedi dikenal sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia yang bertugas di Mapolres Bone, tepatnya sebagai Bintara Unit Regident Satuan Lalu Lintas.
Hadir pula Ketua Umum PBSI Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. dr. Warsinggih, Sp.B, Subsp.BD(K), M.Kes., MH.Kes., bersama Plt. Ketua PBSI Bone, Andi Irwansyah Arifuddin, S.Sos., MM. Kehadiran mereka mempertegas komitmen bersama dalam membangun sistem pembinaan atlet yang lebih profesional dan berkelanjutan.
Pelaksanaan Muskablub ini menjadi bukti keseriusan PBSI Bone dalam melakukan pembenahan organisasi. Di bawah kepemimpinan baru, PBSI Bone diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Dalam sambutannya, Dedi Rianto menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh pengurus PBSI serta pengurus klub yang telah memberikan amanah ini. Saya memohon saran, kritik, serta dukungan dari semua pihak agar kita dapat bersama-sama memajukan bulutangkis di Kabupaten Bone,” ujarnya.
Ia menegaskan, dalam 100 hari kerja ke depan, pihaknya akan segera menggelar rapat kerja serta melakukan pembenahan struktur kepengurusan sebagai langkah awal menyusun program strategis.
Ke depan, sejumlah program prioritas telah disiapkan, di antaranya pembinaan atlet usia dini secara berkelanjutan, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, penataan organisasi yang transparan dan profesional, serta penyelenggaraan kompetisi rutin yang berkualitas.
Selain itu, PBSI Bone juga menargetkan lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di level provinsi, nasional, hingga internasional.
Semangat “PBSI Bone Tetap Solid dan Berkomitmen Mencetak Atlet Profesional dan Berprestasi” menjadi pesan utama dalam Muskablub kali ini, sekaligus menandai awal kebangkitan baru bulutangkis di Kabupaten Bone.





