Diduga Terkecoh Lampu Lalu Lintas, Dua Motor Bertabrakan di Perempatan Jalan Majang–Hos Cokroaminoto

BONE, Saparakyat.com — Kecelakaan lalu lintas terjadi di perempatan lampu merah Jalan Majang –Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis siang, 1 Oktober 2026.

Kecelakaan tersebut melibatkan dua sepeda motor, yakni Suzuki Nex warna merah yang dikendarai seorang perempuan bersama anaknya dan Yamaha Filano yang dikendarai seorang perempuan seorang diri.

Peristiwa bermula ketika pengendara Yamaha Filano melaju dari arah jalan Majang, saat berada di sekitar tikungan, motor tersebut bertabrakan dengan Suzuki Nex yang tengah melintas dari jalan Hos Cokroaminoto

Pengendara Yamaha Filano mengaku menerobos lampu lalu lintas karena mengira lampu merah di lokasi tersebut mengalami kerusakan.

Baca Juga:  Personel Satlantas Polres Bone Lakukan Pam Car Free Day

“Saya menyangka kalau lampu merah rusak karena saat saya melaju lampunya tidak menyala. Ternyata cuma lampu hijau dan kuning saja yang menyala. Jadi pada saat lampu merah, lampu dalam keadaan rusak tidak menyala, saya menerobos,” ujar pengendara Yamaha Filano.

Benturan tersebut membuat pengendara Suzuki Nex bersama anak yang diboncengnya terjatuh. Beruntung, kedua pengendara maupun anak yang dibonceng tidak mengalami luka serius dalam kejadian tersebut.

Akibat kecelakaan, kedua sepeda motor mengalami kerusakan pada bagian kaca spion. Setelah kejadian, kedua pihak terlihat melakukan perundingan di pinggir jalan. Keduanya kemudian sepakat berdamai dan saling memaafkan.

Sementara itu, seorang warga yang berada di sekitar lokasi, Femi (27), mengaku kondisi lampu lalu lintas di perempatan tersebut kerap membingungkan pengendara.

Baca Juga:  Bupati dan Wakil Bupati Bone Dijemput, Serah Terima Jabatan Secara Adat

“Hampir tiap hari ada kecelakaan di sini. Kadang orang terkecoh karena lampu hijau dan kuning menyala, sementara lampu merah tidak menyala,” kata Femi.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara yang tidak mengetahui bahwa lampu merah mengalami gangguan.

Warga berharap pihak berwenang segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap lampu pengatur lalu lintas di perempatan Jalan Majang–HOS Cokroaminoto agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan memastikan kondisi rambu lalu lintas sebelum melintas, terutama ketika terdapat indikasi lampu pengatur lalu lintas mengalami gangguan.

Pos terkait