BONE, SAPARAKYAT.COM – Genangan selalu terjadi meski hujan tidak terlalu deras. Kondisi ini kembali dikeluhkan warga setelah banjir merendam sejumlah permukiman di Kota Watampone usai hujan mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih tiga jam beberapa hari lalu.
Sejumlah kawasan terdampak dengan ketinggian air bervariasi hingga mencapai paha orang dewasa. Titik banjir yang cukup parah terpantau di Jalan Lapawawoi Karaeng Sigeri, Kelurahan Biru, serta di Kelurahan Masumpu tepatnya di Lorong Pemuda, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Di wilayah tersebut, air sempat menggenangi rumah warga dan badan jalan. Bahkan hingga Sabtu sore, 9 Mei 2026 menjelang petang, genangan dilaporkan belum sepenuhnya surut.
Dari pantauan di lapangan, air masih meluap hingga menutupi aspal jalan dan menghambat aktivitas warga. Menariknya, dua titik banjir yang tergolong parah ini hanya dipisahkan oleh ruas jalan yang saling berseberangan, mengindikasikan persoalan drainase yang terjadi merata di kawasan tersebut.

Salah satu warga Kelurahan Biru, A. Irfan, yang rumahnya terdampak, menilai buruknya sistem drainase menjadi penyebab utama banjir yang terus berulang. Ia menyebut banyak selokan dipenuhi rumput liar dan tumpukan sampah sehingga aliran air tidak berjalan lancar.
“Genangan selalu terjadi meski hujan tidak terlalu deras. Sebenarnya Jalan Lapawawoi harusnya bisa terhindar dari banjir karena tidak jauh dari sungai. Tapi selokan dipenuhi semak rumput yang tinggi dan sampah yang menumpuk. Mulai dari selokan dekat BTN Timurama Satu sampai di Pertamina Karella, hampir tidak ada yang beres,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah setempat segera mengambil langkah konkret dengan menurunkan satgas kebersihan untuk membersihkan drainase secara menyeluruh, termasuk memangkas rumput liar yang menyumbat aliran air.
Warga pun mendesak adanya perhatian serius agar persoalan ini tidak terus berulang. Pasalnya, banjir yang terjadi bukan hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga berpotensi merusak rumah serta fasilitas umum di kawasan tersebut.





