Panen Terancam, Warga Rugi: Limbah Dirz Residence Tuai Kecaman

BONE,SAPARAKYAT.COM — Perumahan Dirz Residence sisoroti warga. Perumahan yang berdiri di Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, itu diduga membuang limbah ke saluran yang terhubung langsung dengan irigasi persawahan.

Kondisi tersebut memicu pertanyaan terkait keseriusan pengembang dalam mengelola dampak lingkungan dari aktivitas perumahan yang terus berkembang. Warga mengaku menjadi pihak paling merasakan dampaknya.

Muallim menuturkan, air yang mengalir ke area persawahan diduga telah tercampur limbah, mengakibatkan tanaman padi sulit tumbuh, mengalami gangguan perkembangan, bahkan tidak berproduksi sebagaimana mestinya.

Akibatnya, hasil pertanian menurun dan warga terus merugi.

Persoalan ini bukan baru. Keluhan warga telah berlangsung selama bertahun-tahun dan berulang kali disampaikan kepada pihak terkait.

Baca Juga:  Hotel Amaris Jadi Tempat Uji Kompetensi Wartawan

Bahkan menurut Muallim, protes terhadap pengelolaan limbah hingga fasilitas perumahan tersebut pernah dilakukan oleh usernya sendiri.

Pada 2025 lalu, Pemerintah daerah bahkan turun langsung meninjau lokasi pembuangan limbah. Hal itu dilakukan di tengah komitmen mendorong swasembada pangan dan menjaga kelestarian lingkungan, menyusul kekhawatiran bahwa limbah yang mengalir ke area pertanian dapat mengancam produktivitas sawah warga.

Ketika itu, pihak pengembang disebut berjanji membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mengatasi persoalan.

“Mereka sudah buat, tapi IPALnya tidak berfungsi,” kata Muallim.

Menurutnya, saluran drainase perumahan yang terhubung langsung ke jaringan irigasi persawahan tetap mengalirkan limbah yang merusak.

Bagi warga, ukuran keberhasilan bukan terletak pada pembangunan IPAL, melainkan pada berhentinya aliran limbah yang merusak sawah mereka.

Baca Juga:  Utamakan Keselamatan, Polantas Bone Tegur Pemotor Tanpa Helm

Warga berharap pemerintah daerah tidak berhenti pada tahap peninjauan semata. Mereka mendesak dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem pengelolaan Perumahan Dirz Residence, evaluasi fungsi IPAL, serta langkah tegas bila ditemukan pelanggaran yang berdampak terhadap lingkungan.

Upaya konfirmasi kepada pihak Perumahan Dirz Residence telah dilakukan. Namun hingga berita ini dimuat, pesan yang dikirim maupun panggilan telepon yang dilakukan tidak direspons pihak pengembang.

Pos terkait