GOWA, SAPARAKYAT.COM – Pengurus Kabupaten Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Pengkab PBSI) Bone masa bakti 2024–2028 hasil Pergantian Antar Waktu (PAW) resmi dilantik dalam rangkaian kegiatan pelantikan dan rapat kerja yang digelar di Aula Villa Mawar, Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Sabtu-Minggu, 8–9 Agustus 2026.
Pelantikan tersebut dihadiri Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. dr. Warsinggih, Sp.B., SubSp.BD(K)., M.Kes., MH., Kes., bersama Sekretaris Umum, Bendahara Umum, serta jajaran pengurus Pengprov PBSI Sulawesi Selatan.
Kegiatan dimulai pukul 14.00 wita hingga selesai dan dirangkaikan dengan rapat kerja sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun program pembinaan dan pengembangan olahraga bulutangkis di Kabupaten Bone.
Pelaksanaan PAW tersebut mengacu pada keputusan Pengprov PBSI Sulawesi Selatan tentang Penggantian Antar Waktu Personalia Pengurus Kabupaten PBSI Bone Masa Bakti 2024–2028.
Dalam keputusan tersebut disebutkan bahwa Musyawarah Kabupaten Luar Biasa PBSI Bone telah dilaksanakan pada 4 Juni 2026 di Kabupaten Bone dan menetapkan Aiptu Dedi Rianto sebagai Ketua Pengurus Kabupaten PBSI Bone masa bakti 2024-2028.
Perubahan struktur kepengurusan dilakukan untuk mendukung kelancaran roda organisasi serta pencapaian program kerja secara efektif dan efisien.
Ketua Umum Pengprov PBSI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. dr. Warsinggih, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergitas antara pengurus PBSI, pemerintah daerah, sekolah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam membangun pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Ia meminta jajaran Pengkab dan Pengkot PBSI di Sulawesi Selatan lebih aktif melakukan pencarian dan penjaringan bibit-bibit atlet, khususnya usia dini, termasuk di sekolah-sekolah hingga wilayah yang selama ini belum tersentuh pembinaan secara optimal.
“Melalui pelantikan dan rapat kerja Pengkab PBSI Bone, kami mengharapkan lebih meningkatkan sinergitas, pengembangan dan pembinaan atlet. Diutamakan dengan cara setiap Pengkab dan Pengkot bisa menyisir talenta-talenta usia dini di sekolah-sekolah maupun daerah terpencil,” ujar Prof. Warsinggih.
Menurutnya, pembinaan atlet juga harus dibarengi dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Karena itu, pembangunan fasilitas olahraga bulutangkis menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan prestasi atlet.
“Hal ini kemudian selaras dengan pembangunan ruang sarana dan prasarana bulutangkis di Auditorium JK Unhas yang bisa menjadi tempat pelatihan wilayah se-Indonesia Timur,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Pengkab PBSI Bone, Aiptu Dedi Rianto, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan atlet secara berjenjang, mulai dari usia dini, anak-anak, pemula hingga kelompok dewasa.
Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan menjadi salah satu fondasi utama untuk melahirkan atlet bulutangkis berprestasi dari Kabupaten Bone.
“Dalam pengembangan pembinaan atlet usia dini, anak-anak, pemula hingga kelompok dewasa, kami akan terus berupaya melakukan pembinaan. Kami juga berharap sinergitas dengan pemerintah daerah dapat terus terjalin dan pemerintah daerah dapat mendukung kegiatan-kegiatan yang kami rencanakan,” kata Dedi Rianto.
Ia berharap kepengurusan baru hasil PAW tersebut dapat bekerja secara solid dan menjalankan program organisasi sesuai bidang masing-masing.
Dalam susunan personalia Pengkab PBSI Bone masa bakti 2024–2028, posisi Ketua dijabat Aiptu Dedi Rianto, didampingi Wakil Ketua I Edi Suspi, SH, dan Wakil Ketua II Syamsu Rizal.
Posisi Sekretaris dijabat Asriadi, S.Sos., M.Si, Wakil Sekretaris Amrullah Thayib, S.Kom, Bendahara Baharuddin, S.Sos., M.Si, dan Wakil Bendahara Andi Azis Agam.
Adapun sejumlah bidang yang masuk dalam struktur kepengurusan antara lain Bidang Organisasi dan Kesekretariatan, Bidang Dana dan Usaha, Bidang Pembinaan dan Prestasi, Bidang Turnament, Bidang Perwasitan, serta Bidang Humas.
Untuk Bidang Organisasi dan Kesekretariatan dipimpin Harman Hastuti, SH, Bidang Dana dan Usaha Muh. Riswal, S.Pd, Bidang Pembinaan dan Prestasi Muh. Lutfi Mahmud, Bidang Turnament Yushand, SE, Bidang Perwasitan Najamuddin, S.Pd, serta Bidang Humas Supardi.
Dengan terbentuknya kepengurusan hasil PAW tersebut, PBSI Bone diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan pembinaan dan prestasi atlet.
Rapat kerja yang digelar dalam kesempatan tersebut menjadi momentum untuk menyusun langkah strategis dan program kerja kepengurusan hingga akhir masa bakti 2024–2028, dengan fokus pada pembinaan atlet, penjaringan talenta muda, peningkatan kompetisi, serta penguatan sinergitas dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak.





