BONE, SAPARAKYAT.COM-Warga Kelurahan Jeppe’e, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, sontak berkerumun menyaksikan aksi penyergapan yang dilakukan aparat kepolisian di Jalan Langsat, tepatnya di perempatan Jalan Pisang Lama, Pisang Baru, dan Jalan Rambutan, Jumat 16 Januari 2026 sore menjelang petang.
Penyergapan tersebut dilakukan oleh Tim Resmob Polres Bone terhadap seorang terduga pelaku pencurian spesialis rumah kosong. Aksi cepat aparat sempat menarik perhatian pengguna jalan dan warga sekitar yang melintas di lokasi kejadian.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, terduga pelaku menjalankan aksinya menggunakan sebuah mobil berwarna merah dengan nomor polisi DW 1401 EE. Sebelum berhasil disergap, pelaku diketahui telah melakukan pencurian di kawasan BTN Bugis Town, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Di lokasi tersebut, terduga pelaku diduga masuk ke tiga unit rumah yang seluruhnya dalam keadaan kosong tanpa penghuni. Salah seorang tetangga korban, Zul, mengungkapkan bahwa para korban mengalami kerugian yang cukup beragam.
“Rumah yang kemasukan pencuri itu kosong semua di Blok A BTN Bugis. Di antaranya rumah milik Andi. Ali yang kehilangan satu unit TV LED 40 inci. Sementara rumah milik Fajar, yang saat ini melaksanakan ibadah umroh bersama istri kehilangan uang tunai dan sebuah laptop,” ungkap Zul.
Kejadian ini terungkap setelah salah satu pemilik rumah yang sedang melaksanakan ibadah umrah melihat kondisi rumahnya melalui kamera pengawas (CCTV) yang terhubung ke ponsel android miliknya. Mengetahui rumahnya dimasuki orang tak dikenal, korban langsung melaporkan kejadian tersebut melalui grup WhatsApp warga BTN Bugis Town.
Laporan tersebut dengan cepat ditindaklanjuti oleh warga lainnya dengan melaporkan kejadian ke pihak kepolisian. Berkat informasi yang cepat dan koordinasi yang baik, Tim Resmob Polres Bone berhasil melakukan penyergapan terhadap terduga pelaku.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan dan pendalaman terkait kemungkinan adanya lokasi lain yang menjadi sasaran pelaku, serta mengamankan barang bukti hasil kejahatan.





