BONE, SAPARAKYAT.COM – Atmosfer panas dipastikan membara di lanjutan Beramal Cup 2026, antar Kecamatan se-kabupaten Bone. Duel antara Kecamatan Tonra melawan Kecamatan Tanete Riattang Timur bukan sekadar pertandingan biasa, ini adalah panggung adu gengsi, kualitas, dan pengalaman para pemain yang pernah mencicipi level tertinggi sepak bola Indonesia.
Perebutan tiket ke semifinal, kedua tim datang dengan kekuatan yang tidak bisa dianggap remeh. Dari kubu Tonra, sorotan utama tertuju pada Erwin Gutawa, seorang bek sentral tangguh yang dikenal sebagai “jagoan PSM”. Ia pernah menjadi pilar penting di lini belakang dan sempat berduet solid bersama Hasim Kipuw.
Pengalamannya di kompetisi kasta tertinggi membuatnya menjadi benteng kokoh yang sulit ditembus. Meski kini tak lagi bersama PSM Makassar, kualitas dan insting bertahannya tetap menjadi ancaman serius bagi lawan.
Di sisi lain, Tanete Riattang Timur dengan tagline “Badai dari Timur” mengandalkan Saldi Amiruddin, pemain serba bisa di lini depan. Berposisi utama sebagai sayap kiri, Saldi juga mampu bermain di sayap kanan hingga penyerang tengah. Dikenal sebagai pemain lincah dengan kecepatan dan kemampuan eksplosif, ia kini tercatat memperkuat FC Bekasi City.
Kehadirannya menjadi senjata utama dalam membongkar pertahanan lawan, terutama lewat serangan dari sisi sayap.
Pertandingan ini akan digelar di Stadion Lapatau Matanna Tikka, Jalan Reformasi, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, hari Jum’at, 15 Mei, pukul 14.00 wita.
Dukungan penonton diprediksi membludak, menciptakan atmosfer yang semakin memanaskan jalannya laga.
Namun, panasnya pertandingan tak hanya datang dari nama besar pemain. Regulasi panitia membuka peluang perubahan komposisi tim. Setiap manajer diberi kebebasan untuk melakukan evaluasi dan mengganti pemain asing, jika dianggap belum memberikan performa maksimal di laga sebelumnya. Artinya, strategi bisa berubah sewaktu-waktu dan kejutan sangat mungkin terjadi.
Laga ini bukan hanya soal teknik, tetapi juga soal mental dan kecerdikan membaca permainan. Siapa yang mampu bertahan di bawah tekanan, dan siapa yang bisa memanfaatkan peluang sekecil apa pun, akan keluar sebagai pemenang.
Dengan kombinasi pemain berpengalaman, atmosfer stadion yang penuh, serta gengsi antar kecamatan, duel ini dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling panas dan dinanti di Beramal Cup 2026.
Pertandingan akan berjalan ketat dengan tempo tinggi. Lini belakang Tonra yang dikomandoi Erwin Gutawa akan diuji oleh kecepatan Saldi Amiruddin di sisi sayap. Skor tipis sangat mungkin terjadi, namun jika permainan terbuka, hujan gol bukan hal mustahil.





